u3-Cuplikan-layar-2026-03-26-184014
Cerpen – Dibalik Perjuangan Cinta Kita

DI BALIK PERJUANGAN CINTA KITA

Kayla zahira maulana

 

“Jangan Takut dengan kegagalan, belajarlah hingga tujuan mu tercapai”, Aku membuka tirai,  matahari pagi yang bersinar terang, disana orang- orang sudah berhamburan pergi ke pasar, Seorang gadis yang berangkat sekolah ditemani oleh sahabatnya, di sisi lain ibu – ibu yang mengerumuni tukang sayur yang membawa semacam bahan masak, kesibukan seperti biasa di lakukan di hari yang seperti biasa.

Kau keluar dari rumah, cepat lah berkumpul di luar rumah banyak kepul asap yang berasal dari rumah itu, beberapa tetangga menyapa dan memberi  senyuman hangat kepada gadis itu, berbasi basi tentang rumah itu, kemacetan yang tak kunjung berakhir, langkah kaki membawa mu kearah toko.

Cepat lah kau keluar dari rumah banyak tetangga yang berada di depan rumah kita, gadis berambut panjang keluar dengan seorang ayah yang merupakan seorang CEO dari satu perusahaan yang cukup terkenal, gadis itu anak satu satu nya bernama Sheila Marvelia, di balik senyuman hangat gadis dan ayah perempuan itu ada sosok kekejaman yang diberikan oleh ayahnya  itu buat anak gadis nya.  

Sinar pagi menyinari jendela kamar sang sheila, ia sedang berdandan untuk berangkat sekolah bersama sang kekasihnya, ” shei!, Hari ini berangkat sekolah nya sama ayah!” Cetus sang ayah, ” sheila, berangkat nya bareng sama kelvin yah hari ini” kata sheila, ” KELVIN!!!, tidak kamu hari ini harus berangkat bareng ayah, NGERTI!!!” tegur sang ayah, pada akhirnya sheila segera mengasih kabar jika ia hari ini berangkat bersama ayahnya, setelah 15 menit ia sampai di depan gerbang sekolah ia segera berpamit kepada sang ayah untuk segera masuk kedalam kelas, sesampai dikelas sheila menemui sahabat nya gracia yaitu juga teman sebangku nya.

 

Langit sudah mulai gelap anak remaja berhamburan keluar dari gerbang sekolah, kini sheila berada di depan pintu gerbang menunggu sang kekasih namun ada hal janggal pada handphone sheila menunjukan pesan bahwa ayah sheila tidak bisa menjemputnya, sheila membalas pesan sang ayah bahwa ia akan pulang dengan kelvin sang kekasih, namun ayah sheila mengancam jika ia pulang bersama kelvin ayah sheila akan memberi balasan kepada sheila sesampai di rumah, sheila akan tetap pulang bareng sang kekasih nya sheila sudah terbiasa dengan ancaman sang ayah seperti di pukul, di siram air panas, di tendang itu sudah terbiasa pada sheila.

Sesampai dirumah sheila ia segera masuk kedalam rumah, di depan tangga rumah milik sheila terdapat sang ayab yang berdiri dan menatap tajam mata sheila ” pulang bareng siapa kamu!!!!” Cetus sang ayah, ” bareng kelvin yah” ucap sheila dengan santai nya bahwa ia tau akan di hajar ayah nya, ayah sheila sangat benci dengan keluarga kelvin karena ayah sang kelvin yang dulu berhasil mendirikan perusahaan ternama di negara, sedari dulu ayah sheila selalu kalah dengan ayah kelvin, dan ayah kelvin mempunyai 1 rahasia kebusuk an ayah sheila di jaman dulu yang merugikan banyak warga – warga.

Tamparan melayang di pipi sheila, membuat pipi sheila memerah, kelvin yang berada di samping rumah sheila mendengarkan marahan sang ayah sheila, kelvin dengan sigap menghubung i sheila untuk segera ke rumah nya jika ayah nya sudah tidak marah, ” kamu tau gak!!! Kamu satu satu nya anak ayah!, Jangan sampai kamu mengecewakan ayah seperti mama kamuu!!!, NGERTIIIII!!!!” kata ayah sheila sambil menatap tajam sheila, ” ayah jangan bahas mama!, Mama sudah tenang disana, mama gak salah, papa yang salah!!!!” Jawab sheila seketika tangis sheila pecahhh, ” MAMA kamu itu salahhh, ayah gak pernahh salahhh, mama kamu itu bunuh dirii!

, ngertiii kamuu!!” Cetus sang ayah sembari menutup keras pintu kamar sheila.

 

Angin berhembus an bintang bulan  yang menyinari dunia ini, ia sambil menatap awan malam ” apakah aku sebodo ini, apakah aku se membencikan ini, jika ia aku ingin pergi dari sini” gumam sheila, tanpa ia sadari ia tertidur pulas sambil membungkuk an badan dan kaki nya sambil menatap jendela kamar nya, pagi sudah menyinari dunia ini banyak nya embun yang menempel ke jendela bilik kamar sheila ia segera bangun dan bergegas berangkat sekolah, namun ia hari ini ingin berangkat bersama kelvin sang kekasih namun ia juga takut jika ayah nya akan marah, keluar lah sheila dari kamar nya ia segera menuju meja makan namun ada yang janggal kenapa tidak ada orang di rumah ini melainkan hanya sheila seorang diri di rumah, sheila segera melihat bagasi mobil namunn ternyata tidak ada mobil di dalam bagasi ” apa ayah sudah berangkat kerja ya?, Syukurlah kalo gitu aku bisa berangkat bareng kelvin hari ini” gumam sheila sembari tersenyum. Sesampai di parkiran sheila dan kelvin saling menatap bahwa ia sebentar lagi mau lulus dan sheila terbingung apakah ia akan kuliah kedokteran yang ayah ingin kan dari ia kecil dulu, namun ia takut jika ia tidak masuk kuliah kedokteran bahwa ayah nya akan marah ” Heii, kenapa bengong” ucap kelvin sembari melambaikan tangan nya ke muka sheila ” ehh gapapa ayo masuk kelas nanti telat nih” cetus sheila, pada akhirnya mereka segera masuk ke dalam kelas.

Waktu dah berlalu pada akhirnya sheila dan kelvin lulus dan akah melanjutkan kuliah, sheila yang sembari tersenyum dari tadi akhirnya ia kembali merenung ia bingung jika tidak masuk kuliah kedokteran ia akan di apakan lagi sama ayah nya, ia takut bernasib sama seperti ibu nya namun sheila tidak tau kenapa ibu nya meninggal, ” Shei, kamu harus turuti kemauan ayah kali ini, kamu jangan memalukan ayahh, jangan seperti ibu mu dulu hanya bisa memalukan ayah!” Kata sang ayah, ” iya yah, aku hrus bisa, seusaha ku masuk kuliah kedokteran itu tidak mudah yah!” Ucap sheila, ” mau ayah pokoknya kamu harus kuliah kedokteran, itu mau ayah dari kamu”ucap sang ayah, sheila hanya memberi anggukan kepada sang ayah, sheila tidak tau harus bagaimana lagi jika ia tidak masuk kuliah kedokteran.

Pagi hari ini matahari terbit, sheila terbangun dari kasur nya namun ia seperti orang yang terbingung, ia melihat sekitar rumah dari taman, kolam berenang, bagasi mobil, namun hanya ada dia yang berada di rumah terbesar itu, sheila sangat bingung karena ayah sheila akhir akhir ini suka tidak berada di rumah padahal pada hari ini adalah hari libur namun ayah sheila selalu tak berada di rumah, hari mulai terang hawa lingkungan yang cukup panas suara mobil memasuki bagasi rumah, sheila mengintip dari jendela kamar nya yaitu mobil milik sang ayah namun yang keluar dari mobil sang ayah adalah seorang perempuan bersama anak laki laki ” siapa kah mereka?” Gumam sheila, ia mempunyai firasat tak enak dengan sang ayah, sheila takut jika itu ibu pengganti nya, ia takut mendapatkan kekerasan dari ibu tiri nya karna selama ibu sheila pergi ia selalu mendapatkan kekerasan dari sang ayah, sheila ingin melaporkan sifat ayah nya kepada polisi namun sheila masih mempunyai hati ia kasian dengan sang ayah jika ayah nya masuk ke penjara.

Seorang perempuan dengan anak laki laki memasuki rumah besar ayah sheila, anak laki laki yang ber umur an sheila menatap aneh ke wajah sheila ” aku tak sanggup jika ia datang untuk manyakiti ku” gumam sheila ” sheii, kenal in ini mama baru kamu, dia akan menjaga kamu, sebagai pengganti mama sialan kamu itu” ucap sang ayah ” aku benci jika ayah menjelekan mama shei, mama sheila cuman satu gak ada yang bisa ganti in posisi mama kali ini, sheila tak mau ibu baru, ibu sheila cuman satu” tegas sheila kepada sang ayah, wajah ayah sheila penuh amarah ” kamu dan mama kamu cuman bikin ayah malu” cetus sang ayah ” sabar ya mas, mungkin sheila belum dalam mengenal aku sama  fano” ucap istri baru ayah sheila, dan pada akhirnya sheila bersalaman dengan ibu baru nya namun ibu baru sheila tersebut terlihat judes kepada sheila terlihat sangat benci kepada sheila dan fano juga terlihat tidak suka melihat muka sheila.

Malam hari pun tiba  kelvin sudah berjanji akan mengajak sang kekasih untuk berjalan jalan ke alun alun dan membeli banyak nya jajan yabg berada di sana, sesampai di depan rumah sheila kelvin melihat seorang  perempuan yang tengah berdiri di depan pintu sambil melihat ke arah kelvin sosok gadis berambut sebahu berada di belakang seorang perempuan yakni ibu tiri sheila

” Bu, sheila mau keluar dulu sama kelvin” kata sheila sambil bersalam an kepada ibu tiri nya, ” ya, anak perempuan keluar tengah malam dama cowo!, Ga malu apa di lihat tetangga!!” Cetus sang ibu, ” terserah ibu mau bilang apa, ibu bukan siapa siapa aku, ibu aku cuman 1 ibu yang sudah tenang disana itu ibu aku!!” Kata sheila dan segera pergi meninggal kan rumah namun rumah itu memberi luka yang cukup lama sheila pendam, sheila ingin mempunyai keluarga seperti keluarga kelvin, keluarga yang penuh senyuman namun sheila bangga mempunyai kekasih seperti kelvin yang selalu mengerti kepada sheila ” heii shei, dia ibu baru kamu?” Tanya kelvin, ” iya, istri baru ayah, namun aku ga suka sama perempuan itu, dia sangat benci melihat aku seakan akan aku di suruh pergi dari rumah itu” jawab sheila, ” ngga usah takut ada aku disini kalo semisal suatau hari kamu ga tenang di rumah situ kamu bisa sekali kali tidur di rumah aku sama adik aku” ucap kelvin, ” hahaha oke, kita kemana nih” kata sheila ” ke alun alun aja gimana lagi ada festival tuh disana”  kata kelvin, tanpa basa basi mereka segera kesana dan melihat festival di sana.

Sinar pagi menerangi bumi ini, pada pagi hari biasa sheila terbangun namun di dalam rumah ini sudah ada pertengkaran yang dari tadi memanggil manggil nama sheila, ayah sheila memasuki kamar sheila dan berkata ” kamu!!, Yang mecahin mangkok kesayangan ibu kamu!!” Cetus sang ayah sambil memandang wajah sheila penuh amarah ” iya, tuh anak nyusahin banget, apa dia gatau ya ini mangkok kesayangan aku, jadi anak nyusahin mulu!” Cetus sang ibu tiru sheila, sheila yang tidak tau apa apa langsung di salah in begitu saja, air mata menetes ke tangan sheila ia sudah tidak kuat dengan drama keluarga ini ” sheilaayang selalu di salah in, shei dari tadi di sini, shei tidak tau apa apa, mungkin fano yang jatuh in” kara sheila, ” jangan sekali kali kamu nyalahin fano ngertii kamu!!!” Kata sang ayah penuh amarah, pintu di tutup begitu saja, sheila terdiam dan menangis menatap dirinya di depan kaca, ia berpikir apakah ia se membencikan itu sampai satu rumah selalu menyalah kan dia.

3 hari kemudian sheila segera pergi ke tempat kuliah nya yang sama dengan tempat kuliah fano sesampai disana sheila tidak dinyatakan masuk kuliah kedokteran melainkan masuk kuliah akuntasi sedangkan disisi lain fano mendapatkan kuliah yang sangat sangat diinginkan oleh ayah nya dari dulu yaitu kuliah kedokteran kini sheila merasa tersaingi kasih sayang dari sang ayah, sheila tau bahwasannya jika ia tidak masuk kuliah kedokteran ia takut jika ayah nya akan marah kepada nya, disisi lain kelvin yang mengasih semangat kepada sang kekasih untuk tidak putus asa, selalu bersyukur apa yang ia dapatkan, sheila merasa beruntung memiliki fano selalu mendukung sheila selalu menyemangati sheila, pada akhirnya sheila memberitahu ayah nya bahwa ia tidak masuk kuliah kedokteran melainkan masuk kuliah akuntasi respon ayah nya membuat sheila semakin takut ” ayah suruh kamu masuk kuliah kedokteran bukan akuntansi, kamu gak malu apa sama fano yang bisa masuk kuliah kedokteran, ini semua gara gara kelvin dia yang membuat kamu tidak bisa masuk kuliah kedokteran!!!” Ucap ayah nya, ” jangan salahkan fano yah, fano gak salah!, Sheila sudah berusaha semaksimal mungkin buat masuk kedokteran, sudah takdir sheila tidak masuk kuliah kedokteran, apapun yang ayah lakukan ke sheila, sheila akan terima semua luka dari ayah!” Tegas sheila sembari menangis dihadapan ayahnya, ” KELUAR KAMU DARI RUMAH INI!!, ayah gak mau melihat wajah kamu di sini lagi!!” Ucap sang ayah yang membuat hati sheila terasa terpukul berkali kali,

 “cuman masalah sheila gak masuk kuliah kedokteran, ayah langsung mengusir sheila dari rumah sedangkan anak tiri ayah, ayah bangga banggakan, ini anak ayah, anak kandung ayah!!!” Ucap sheila sambil menangis dihadapan ibu, fano ” ibu senang bisa dapat semua hati ayah, bisa di banggakan sama ayah, kalian semua penghancur hidup sheila, kalian mengganggu hidup sheila” tegas sheila sambil menangis, dengan cepat sheila mengemasi barang barang nya dan pergi dari rumah tersebut.

Sinar matahari menerangi wajah sheila yang kini tengah berada di depan halte bus, kelvin yang tengah di jalan melihat sheila yang tengah duduk di halte bus segera lah kelvin menghentikan motornya untuk menemui pacar nya ” haii sheii, kenapa disini, kamu di usir ayah kamu, cmn mslh ga  kuliah kedokteran?” Ucap kelvin, ” iyaa vin, dri kmrn aku disini” kata sheila, ” heii, kenapa kamu ga di rumah ku aja, wa aku, telfon aku, kamu dari kemaren ga ngasi kabar lo ke aku?” Jawab kelvin sambil cemas dengan keadaan kekasihnya, ” kamu sudah terlalu banyak membantu aku, makasi sudah mau menemani ku sampai di titik ini, mungkin kalo aku sudah ga ada, aku sudah tenang sama mama aku” kata sheila sambil menangis, ” gak baik kamu ngomong gini, mau aku bantu cari in kos kos an?” Kata kelvin sambil menenangi kekasihnya, tanpa basa basi mereka berdua segera mencari kos kos an untuk sheila, pada akhirnya mereka menemukan kos kos an untuk sheila.

Hari tanpa kabar sang ayah, sheila kini harus bekerja di toko bunga untuk bisa masuk kuliah kedokteran, tanpa putus asa sheila, kelvin masih berusaha tidak ada yg namanya putus asa, 2 bulan lama nya pada akhirnya sheila bisa masuk ke dokteran dengan bantu an kelvin yang selama dua bulan ini menemani hidup baru sheila tanpa seorang ayah dan seorang ibu, 1 minggu kemudin ponsel sheila berbunyi menandakan ayah kandung sheila menelfon sheila namun sheila tidak mengangkatnya sheila cukup kecewa dengan perbuatan sang ayah

” Pagi shei” kata sang ayah lewat ponsel milik sheila ” pagi” jawab sheila, ” kamu sudah masuk kuliah kedokteran ya, makasi kamu sudah nurutin kemauan ayah, sekarang fano sudah gak kuliah kedokteran, kamu masuk sana pakai biaya siapa?” Kata ayah sheila ,” oooh, aku kerja ayah selama 2 bulan ini dan juga di bantu sama kelurga nya kelvin” kata sheila, ” ayah bangga sama kamu shei bisa masuk kuliah kedokteran, ayo mana alamat kos yang kamu tinggalin” kata ayah sheila, ” ayah waktu dulu kemana aja, ayah buang sheila, ayah pukul sheila baru ayah sadar jika anak ayah ini pasti bisa masuk kuliah kedokteran baru ayah bangga,KEMANA AJA DULU AYAH???!!!” kata sheila terus menangis menatap layar ponsel nya, tak lama ayah kelvin menelfon sheila jika ayah nya masuk ke kantor polisi sebab yang membunuh ibu kandung sheila ialah ayah nya sendiri, dan dulu ayah sheila adalah seorang yang banyak merugikan orang lain namun hanya ayah kelvin yang mengetahui sifat buruk ayah sheila dan baru kali ini ayah kelvin memberitahu sheila jika ayah nya di dalam penjara sebab perbuatan nya yang jahat kepada semua orang salah satu nya sheila, waktu sheila sudah berhasil masuk kuliah kedokteran ayah sekarang membuat perlakuan jahat lagi, apakah ayah seburuk itu, ayah sejahat itu, ayah yang membuat ibu meninggal dengan di dorong kan ke laut, tangis sheila pecah mengahadap ayahnya ia tidak menyangkka bahwa ayah nya akan melakukan itu padanya.

Jika tujuan mu belum tercapai, belajar lah dan jangan mudah putus asa, jika sakit mu terbalas dengan cita cita mu semua orang pasti bangga dengan diri mu sendiri!

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait