u3-Cuplikan-layar-2026-03-26-171438
Podcast – Bincang Santai (SPMB, Branding dan Dampak Literasi Bersama Nyalanesia)

Podcast – Bincang Santai (SPMB, Branding dan Dampak Literasi Bersama Nyalanesia)

Narasumber: Kepala SMP Dharma Wanita 1 Gedangan, Igusnawati, S.Pd., M.Si.

Pembawa Acara: Rina Kusdiningrum, S.Pd.

Tautan Video: https://youtu.be/qLqjkSJFj04

Podcast ini menampilkan wawancara dengan Ibu Igusnawati, S.Pd., M.Si., penanggung jawab Literasi sekaligus Kepala di SMP Dharma Wanita 1 Gedangan. Bincang santai ini berfokus pada dampak positif program literasi terhadap proses penerimaan peserta didik baru (khususnya SPMB), motivasi siswa, pengayaan budaya, serta kegiatan ekstrakurikuler.

Pokok Bahasan

Program literasi telah memberikan pengaruh signifikan terhadap reputasi sekolah dan proses penerimaan peserta didik baru (SPMB).
Kolaborasi dengan sebuah inisiatif literasi nasional bernama “Nyalanesia” telah meningkatkan visibilitas sekolah hingga melampaui wilayah lokal, sehingga menarik perhatian positif dari orang tua dan masyarakat.

Keterlibatan siswa dan guru meningkat melalui kegiatan literasi.
Ibu Igusnawati membagikan perjalanan pribadinya dalam mengatasi keraguan awal untuk menulis karya kreatif seperti puisi dan cerita pendek, hingga akhirnya meraih pengakuan dengan masuk dalam 100 besar tingkat nasional pada sebuah kompetisi cerita pendek.

Program literasi memotivasi siswa melampaui pembelajaran di dalam kelas.
Siswa memperoleh pengalaman yang melampaui ranah akademik konvensional, yang mendorong kreativitas, rasa percaya diri, serta keterampilan bercerita melalui dukungan program pendampingan eksternal.

Sekolah mengintegrasikan literasi budaya ke dalam kurikulum, dengan mempromosikan warisan budaya Nusantara.
Ibu Igusnawati, yang berasal dari Sumatra Barat, memperkenalkan unsur budaya Minangkabau seperti musik dan tari kepada siswa di Jawa, sehingga memperkaya keberagaman dan apresiasi budaya. Siswa mempelajari berbagai tarian tradisional (misalnya Tari Piring dan Tari Badinding) serta berinteraksi dengan budaya daerah, yang menumbuhkan pemahaman lebih luas tentang kekayaan budaya Indonesia.

Kegiatan ekstrakurikuler melengkapi pembelajaran akademik dan mendukung perkembangan siswa secara holistik.
Sekolah menyediakan beragam kegiatan ekstrakurikuler, yang memungkinkan siswa mengeksplorasi bakat di bidang olahraga, seni, dan budaya, sehingga membantu siswa merasa dihargai dan didukung tanpa memandang capaian akademik semata.

Kolaborasi dan dukungan guru memainkan peran penting dalam keberhasilan literasi.
Kepercayaan dan dorongan dari kepala sekolah memungkinkan Ibu Igusnawati beserta tim literasinya untuk menjalankan kegiatan menulis dan literasi dengan penuh keyakinan.

Sorotan Utama

  1. Cakupan nasional program literasi meningkatkan prestise sekolah sekaligus jumlah pendaftar.
  2. Kreativitas dan rasa percaya diri siswa meningkat seiring partisipasi mereka dalam kegiatan menulis dan aktivitas budaya.
  3. Pendekatan literasi yang diterapkan sekolah bersifat holistik, mencakup pengembangan keterampilan akademik sekaligus pembentukan identitas budaya.
  4. Integrasi seni budaya Minangkabau memperkaya pemahaman siswa terhadap keberagaman Indonesia.
  5. Kepemimpinan kepala sekolah yang suportif menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan literasi dan kegiatan ekstrakurikuler.
  6. Siswa diberikan kesempatan untuk berprestasi di berbagai bidang, sehingga menjamin perkembangan yang inklusif.

Kesimpulan

SMP Dharma Wanita 1 Gedangan menjadi contoh nyata keberhasilan integrasi literasi dengan program budaya dan ekstrakurikuler, sehingga menciptakan lingkungan yang mendukung bagi siswa untuk berkembang secara akademik maupun personal. Kolaborasi dengan inisiatif literasi nasional seperti Nyalanesia telah meningkatkan visibilitas serta kebanggaan sekolah, sementara pengintegrasian unsur budaya Nusantara memperkaya pengalaman dan identitas siswa. Kepemimpinan sekolah dan peran para guru menjadi faktor kunci dalam mendorong ekspresi kreatif serta menyediakan beragam peluang pengembangan, yang mencerminkan pendekatan pendidikan yang komprehensif, melampaui aspek akademik semata.

-RH

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait