SENJA DI TANAH ZAITUN
Khaylila Nitisara Maulana
Ada ketika, hati terusik resah
Ketika empati hanya lah menjadi sebuah kata
Tak terketuk, hati mereka karena iba
Dan ujungnya mereka membuat nestapa
Alir arus yang mengalir kencang
Tak ingin melihat tapi mereka semakin gagah
Mereka berdiri angkuh
Menginjak-injak raga
Tanah yang rindu keindahan
Rakyat yang ingin kedamaian
Keteguhan perlu kesabaran
Yang menanti pertolongan tuhan
Tuhan tolong ketuk pikir nya
Jangan biarkan tetesan darah terus mengalir disana
Di hijaunya tanah Zaitun dan keramahtamahannya
Kuatkan raga untuk melawan genosida
